Uki Media Network: PARIWISATA
Headlines News :
'

Showing posts with label PARIWISATA. Show all posts
Showing posts with label PARIWISATA. Show all posts

PANTAI SELATAN PULAU SUMBAWA ADALAH KAWASAN WISATA YANG TERABAIKAN

Written By Unknown on Sunday, November 3, 2013 | 8:34 PM

Program visit Lombok – Sumbawa yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi menjadi program utama untuk memperkenalkan pariwisata yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu tujuannya adalah untuk memberitahukan kepada dunia bahwa keindahan alam yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak kalah menakjubkan. Wisatawan mengenal kawasan wisata tiga gili yang ada di Kabupaten Lombok Utara, pantai senggigi di Lombok Barat dan Pantai kute di Lombok Selatan. Ketiga kawasan wisata tersebut telah memikat banyak pengunjung baik dalam maupun luar negeri. Dari tahun ke tahun jumlah pengunjung selalu mengalami peningkatan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

Sukses mempromosikan pariwisata yang ada di pulau Lombok bukan berarti pemerintah provinsi berlepas tangan akan keberadaan pariwisata yang ada pulau Sumbawa.
Padahal jika meperhatikan, akan ada begitu banyak kawasan wisata di pulau Sumbawa yang jauh lebih berpotensi. Salah satunya adalah kawasan wisata pantai selatan tepatnya di Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk. Meskipun pengelolaan kawasan wisata tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten namun setidaknya ada sinergi dari pemerintah provinsi sebagai bentuk kepedulian terhahadap kawasan wisata yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pantai selatan pulau Sumbawa sebenarnya jauh lebih menarik dari pantai – pantai lain yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pantai selatan pulau Sumbawa tidak hanya dikenal dengan keidahan pantainya tetapi juga mempunyai keunikan tersendiri. Letak keunikannya adalah terdapat peninggalan – peninggalan sejarah zaman penjajahan. Salah satunya ialah batu paralang yang letaknya tidak jauh dari bibir pantai. Batu yang disebelah kiri dan kananya terdapat lubang besar berbentuk gua sebagai tempat bersembunyi, bertahan, dan berlindungnya masyarakat zaman dulu yang ada di Desa Emang Lestari (Kecamatan Lunyuk) dari serangan penjajah. Batu itu sampai saat ini masih berdiri kokoh sebagai bukti atas perjuangan rakyat yang ada di Kecamatan Lunyuk untuk mempertahankan diri.

Berwisata ke pantai selatan pulau Sumbawa akan memberikan keuntungan tersendiri bagi wisatawan karena selain dapat menikmati gemuruh gelombang yang mengalun menepis pantai, wisatawan juga dapat menyaksikan peninggalan sejarah zaman penjajahan artinya berwisata sambil menyelami nilai – nilai sejarah. Kecamatan Lunyuk yang dikenal dengan komoditas utama padi dan jagungnya menjadi daya tarik tersendiri. Dengan hamparan sawah yang membentang luas semakin menyejukkan hati para pengunjung dan membuktikan bahwa Kecamatan Lunyuk juga berpotensi untuk dapat dijadikan sebagai kawasan agrowisata.

Kecamatan Lunyuk yang mayoritas penduduknya bukan hanya berasal dari suku Samawa (Sumbawa) melainkan juga berasal dari suku Sasak dan suku Bali. Masyarakat Kecamatan Lunyuk sangat terkenal dengan keramahan dan keterbukaannya. Kecamatan yang letaknya sekitar 90 kilometer lebih dari pusat pemerintahan Kabupaten Sumbawa mempunyai masalah tersendiri sampai saat ini belum teratasi yakni akses transporsati yang kurang mendukung bagi wisatawan untuk memberikan kenyamana ketika mengunjungi kawasan wisata yang ada di Kecamatan Lunyuk. Telur penyu yang menjadi ikon Kecamatan Lunyuk pun dari tahun ke tahun produksinya semakin menurun. Hal yang lebih memprihatinkan adalah populasi penyu terancam punah disebabkan oleh penangkapan liar yang tidak bertanggung jawab. Disinilah dibutuhkan keseriusan dari pemerintah baik kabupaten maupun provinsi untuk mengelolah kawasan wisata yang ada di bagian selatan pulau Sumbawa. Dengan memperbaiki infrastruktur dan mengoptimalkan fungsi dinas terkait sehingga tidak ada kesan mengabaikannya.


(Sumber : http://www.sumbawanews.com/berita/pantai-selatan-pulau-sumbawa-adalah-kawasan-wisata-yang-terabaikan)

TEMPAT - TEMPAT PALING INDAH DI DUNIA

Written By Unknown on Sunday, April 7, 2013 | 2:54 AM

Bandingkan tempat berikut ini dengan yang lain, bagaimana kita menilainya, apakah anda setuju tempat berikut ini memang menjadi tempat terindah.di dunia ?

1. Meteora - Yunani
 
Meteora adalah batuan berbukit bukit yang terdiri dari pilar-pilar batu kapur kemudian dikelilingi oleh semak dibagian sisi-sisi tebing. meteora juga digunakan untuk kompleks biara Ortodoks Timur yang juga merupakan yang terbesar dan salah satu yang terpenting di Yunani setelah Gunung Athos.


tempat paling indah terindah di dunia

2. Tulum - Mexico
tempat paling indah terindah di dunia
Tulum adalah reruntuhan kota peradaban maya yang terakhir, Tulum sendiri dibangun dipesisir pantai laut karibia. dengan bibir pantai berpasir putih membuat tulum menjadi destinasi pariwisata terbaik di Mexico. pantai pasir putih dan landai, ombak yang tenang serta panorama reruntuhan sisa-sisa kota maya membuat tempat ini makin eksotis.

3. Machu Picchu - Peru
tempat paling indah terindah di dunia
Bertempat di negara Peru, Machu Picchu adalah kota pra-Columbus yang dibangun oleh suku Inca pada masa abad ke 15 Masehi. Machu Picchu terletak diatas bukit lembah sungai Urubamba pada ketinggian 2.430 meter diatas permukaan laut, Kota yang hilang ini lalu ditemukan kembali dan dipugar pada tahun 1976 dan dibuka untuk umum pada tahun 1981

4. Bora-Bora - Polinesia
tempat paling indah terindah di dunia
Bora-bora adalah sebuah pulau vulkanik yang terletak di samudra pasifik, menjadi salah satu bagian kepulauan Polinesia namun masih dalam persemakmuran Prancis. Bora-bora berada pada sebuah laguna bekas letusan gunung berapi purba yang telah punah. sampai saat ini bekas gunung tersebut masih ada dengan titik tertingginya mencapai 727 meter diatas permukaan laut.

5. Kepulauan Maladewa - Maladewa
tempat paling indah terindah di dunia
Adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 1,192 pulau, sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh lautan yang hampir 100%. Maladewa sendiri menggantungkan perekonomian negaranya dari pariwisata dan hasil laut. titik tertinggi di wilayah Maladewa hanya 2,5 meter sehingga tak heran ketika bencana tsunami melanda samudra hindia pada 2004 lalu hampir 80% daratan maladewa tersapu air laut. namun begitu maladewa memiliki pantai-pantai yang cantik sehingga menjadi salah satu destinasi pariwisata paling terkenal di dunia.

6. Bali - Indonesia
tempat paling indah terindah di dunia
Tentu kita mengenal pulai dewata yang satu ini, sebagai destinasi andalan Indonesia, Pulau Bali dikenal sebagai tempat yang indah dengan berbagai panorama alam dan sosial budaya yang luar biasa kaya.

7. Halong Bay - Vietnam
Halong bay adalah sebuah teluk yang luas di kota Ha Long Vietnam. Halong Bay terbentuk dari gerusan air laut pada batu-batu karang sehingga menciptakan pilar-pilar karang yang memukai dan indah serta tambahan pantai-pantai kecil yang membuatnya makin mempesona.
tempat paling indah terindah di dunia   

8. Grand Canyon - Amerika Serikat

Granda Canyon adalah sebuah ngarai raksasa yang terbentuk dari proses pengikisan sungai Colorado selama 17 Juta tahun (Menurut perkiraan para ahli). dalam proses yang sangat panjang itulah terbetuk sebuah ngarai maha lebar dan dalam. Titik terdalam di Grand canyon mencapai 1.800 mete, lebar 29Km dan luas 446 Kilometer persegi.


tempat paling indah terindah di dunia


Wal`u daftar kita berakhir sampai disini bukan berarti bumi yang luar biasa ini tidak memiliki tempat indah lainnya, ada banyak tempat yang luar biasa yang belum di eksplorasi dan menjadi bagian dalam tempat-tempat mengagumkan di dunia, sebagai tempat terindah di dunia bisa kita temukan dimana saja. tugas kita sebagai mahluk paling berbudi dan beradab adalah untuk menjaganya tetap lestari agar bisa dinikmati lebih lama oleh anak dan cucu kita dimasa mendatang.

GUNUNG TAMBORA

Written By Unknown on Sunday, March 31, 2013 | 3:24 AM

Menjulang pada singgasana langit…
Menantang membusung dada…
Kau tumpahkan isi dunia..
Luluh lantakkan semua dengan amarahmu…
Wahai tambora..kiamatmu begitu mahadahsyat…
Hancurkan bumi fana..dalam pesona cincin api…
Membentuk bumi baru..
Atas letusanmu..



Sumbawa adalah sebuah pulau yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebuah pulau yang begitu indah dihiasi oleh lautan dan gunung-gunung tinggi menjulang. Saya adalah seorang anak yang terlahir sebagai anak asli Sumbawa. Hari-hari saya diisi oleh keindahan gunung-gunung di Sumbawa. Salah satu gunung tertinggi di pulau Sumbawa yaitu gunung Tambora. Sebuah gunung yang tingginya mencapai 4.300 meter. Ada banyak sekali kedahsyatan gunung ini yang diceritakan secara turun temurun di Sumbawa. Rasa penasaranpun membelenggu pikiran saya hingga saya mulailah ekspedisi untuk mencari tahu pesona dari gunung Tambora ini.

Gunung Tambora (atau Tomboro) adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di Sumbawa,Indonesia. Gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dompu (sebagian kaki sisi selatan sampai barat laut, dan Kabupaten Bima (bagian lereng sisi selatan hingga barat laut, dan kaki hingga puncak sisi timur hingga utara), Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya pada 8°15′ LS dan 118° BT. Gunung ini terletak baik di sisi utara dan selatan kerak oseanik.

Pada tahun 1815 kaldera gunung Tambora mulai menampakkan kedahsyatannya, kaldera tersebut mulai bergemuruh dan menyebabkan awan hitam. Suara erupsi dari letusan gunung tambora ini bagaikan raungan dari raksasa yang begitu keras bahkan sampai terdengar hingga 2.600 km dari gunung Tambora. Gunung Tambora mulai memuntahkan materialnya ke bumi. Letusan ini bagaikan kiamat yang menghancurkan dunia. Betapa tidak?? Gunung Tambora memuntahkan lebih dari satu setengah juta ton (400 km³) debu vulkanik dan sulfur ke lapisan atmosfer. Erupsi ini merupakan erupsi terbesar,lebih besar dari erupsi dahsyat sebelumnya yang berasal dari gunung Toba. Bahkan letusan gunung Tambora ini jauh lebih dahsyat dari letusan gunung api Krakatau dalam sejarah.
Pada saat kiamat kecil dari gunung tambora ini, kekuatannya dapat menghancurkan Tumbuhan dan makhluk-makhluk hidup yang lain di pulau tersebut. Menyebarkan berbagai macam penyakit dan bencana kelaparan besar-besaran di negara bagian utara. Tak ada satupun manusia yang selamat dari amukan gunung Tambora ini. Bahkan letusannya tidak hanya meluluh lantakkan Indonesia namun juga dunia. Iklim dunia berubah drastis akibat letusan ini. Benar-benar kiamat yang menghancurkan dunia.

Letusan Gunung Tambora ini menimbulkan efek yang begitu dahsyat. Kedahsyatannya ini terasa hingga letusannya mulai mereda. Walaupun letusan tak lagi terjadi, namun partikel abu masih jatuh 1-2 minggu setelah letusan, selain itu terdapat partikel abu yang tetap berada di atmosfer bumi selama beberapa bulan sampai beberapa tahun pada ketinggian 10-30 km. Angin bujur menyebarkan partikel tersebut di sekeliling dunia, membuat sebuah fenomena. Matahari terbenam yang berwarna dan senja terlihat di London, Inggris antara tanggal 28 Juni dan 2 Juli 1815 dan 3 September dan 7 Oktober 1815. Pancaran cahaya langit senja muncul berwarna orange atau merah di dekat ufuk langit dan ungu atau merah muda di atas. Sampai saat ini, kaldera dari letusan Tambora ini, merupakan kaldera terluas yang ada di dunia. Akibat letusan yang maha dahsyat ini, ketinggian Tambora yang mulanya mencapai 4.300 meter, kini hanya 2.851 meter.

Sampai saat ini gunung Tambora masih menyediakan pesona yang begitu memikat, hamparan pasir yang begitu luas, juga pesona bunga Edelweiss kerdil sekitar 0,5m sampai 1,5m dengan jarak masing-masing berjauhan. Bunga keabadian cerminan keindahan gunung ini.

Sebagai remaja asli Sumbawa, saya hanya bisa mendengar sejarah kedahsyatan letusan dari gunung Tambora ini. Saat ini saya hanya bisa menyaksikan napak tilas dari letusan sang Tambora. Namun saya akan tetap mencari tahu dan mempelajarinya. Saya akan mempersembahkan sebuah ”Lawas” (sajak dalam bahasa Sumbawa) untuk gunung Tambora yang berbunyi :
Lok tingi poto Tambora

Mara ngibar bela awanjina maras kewa balong
Lawas ini berisi pujian akan keindahan gunung Tambora. Karena gunung Tambora adalah sejarah, gunung Tambora adalah cerita, dan gunung Tambora adalah kekayaan alam pulau kami. Pulau Sumbawa yang begitu indah dengan pesona Tambora di dalamnya .

PESONA PANTAI MALUK DI SUMBAWA BARAT

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki obyek wisata pantai yang tak kalah eksotisnya dengan Bali. Salah satu objek wisata pantai di NTB yang namanya sudah mulai dikenal adalah Pantai Senggigi. Sebenarnya bukan cuma Pantai Senggigi yang dapat dijadikan obyek wisata di NTB. Jika pelancong punya cukup banyak waktu, objek wisata pantai di Kabupaten Sumbawa Barat layak untuk dikunjungi. 
 
 
Di Kabupaten Sumbawa Barat ini terdapat beberapa obyek wisata pantai. Mulai dari Pantai Maluk, Pantai Sekongkang, Pantai Tropical, hingga ke Pantai Jelengah. Dari obyek wisata pantai yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat ini, Pantai Maluk merupakan obyek yang paling banyak menarik minat wisatawan.
Untuk mengunjungi Pantai Maluk ini tidak terlalu sulit. Sarana transportasi yang dibutuhkan oleh wisatawan tersedia setiap saat. Dari Ibu Kota NTB, Mataram, dibutuhkan waktu sekitar enam jam untuk sampai ke Pantai Maluk.
Sekitar dua jam perjalanan menggunakan feri dari Pelabuhan Kayangan Lombok. Selebihnya perjalanan ditempuh melalui jalur darat.
Pantai Maluk terdapat di Desa Maluk, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Dari Pantai Maluk ini wisatawan bisa melihat pesona keindahan Teluk Maluk. Bukan hanya itu. Pantai Maluk kerap dijadikan oleh wisatawan sebagai arena berselancar. Tak heran apabila peselancar kelas dunia senantiasa mengagendakan kegiatan di Pantai Maluk.
“Ombak di Pantai Maluk ini telah masuk dalam daftar ombak terbaik bagi peselancar dunia,” jelas Eldiman, salah seorang pengelola papan selancar di Pantai Maluk yang ditemui SH belum lama ini. Oleh para peselancar, ombak di Pantai Maluk diberi julukan Super Suck. Julukan ini diberikan karena ombak yang menuju daratan terpecah oleh sebuah tanjung.

Oleh penduduk setempat, tanjung tersebut dinamai Tanjung Ahmad. Pecahan ombak ini menggulung hingga ketinggian di atas dua meter. Ombak tersebut terus bergulung-gulung hingga seolah menyedot para peselancar yang mencoba menaklukkannya. Menurut Eldiman, hanya peselancar yang piawai bermain di atas papan selancar saja yang mampu menaklukkan ombak Super Suck Pantai Maluk.
Jika wisatawan tidak membawa papan selancar, tak perlu kuatir. Eldiman menyebutkan pihaknya siap menyewakan papan selancar. Menyangkut tarif sewa, tidak ada tarif tertentu. “Kadang kami malah meminjamkannya dengan gratis,” timpal Eldiman. Dengan ombak yang begitu menantang, tak heran jika Pantai Maluk menjadi ajang pamer kemahiran para peselancar yang datang dari berbagai penjuru dunia. Biasanya mereka datang pada saat-saat hari libur. Suasana pantai yang masih tergolong sepi, membuat wisatawan menjadi lebih enjoy.
Memang dibandingkan dengan obyek wisata pantai di Bali, Pantai Maluk belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Pantai Maluk masih kalah populer dibandingkan dengan Pantai Kuta maupun Pantai Sanur. Padahal dari segi pesona eksotisnya, Pantai Maluk tak kalah. Pasirnya yang putih dan lembut serta matahari yang memancarkan sinar terik, bisa membuat wisatawan betah berjemur. Bagi wisatawan yang tidak ingin berjemur atau berselancar, dapat menghabiskan waktu dengan bermain kano. Setiap kano dapat disewa dengan tarif sebesar Rp 5.000 per jam. 

Masakan Laut
Puas berjemur, berselancar maupun bermain kano, wisatawan dapat mengisi perut dengan berbagai masakan laut yang membangkitkan selera. Menikmati sea food sembari menyaksikan gulungan ombak berkejar-kejaran memang sangat nikmat. Kendati mulai banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, sayangnya fasilitas yang ada masih perlu dibenahi. Memang fasilitas di Pantai Maluk terkesan masih minim. Memang fasilitas seperti pancuran terbuka, rumah makan, arena voli pantai serta fasilitas bermain anak-anak telah tersedia. Hanya saja fasilitas tersebut kapasitasnya masih minim.
Menurut Kepala Desa Maluk, Mukhlis HM, fasilitas yang ada saat ini sebenarnya jauh memadai dibandingkan beberapa tahun lalu. “Sekitar empat tahun lalu Pantai Maluk masih banyak ditumbuhi oleh semak belukar. Sekarang jauh lebih baik,” ujar Mukhlis.
Masalah lain barangkali berkaitan dengan fasilitas menginap. Memang telah ada hotel dengan tarif berkisar Rp 150.000 – Rp 250.000 per hari. Namun fasilitasnya masih terkesan seadanya. Belum dikelola secara profesional dan serius. Meski demikian, dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Sumbawa Barat, fasilitas di Pantai Maluk sesungguhnya jauh lebih memadai. Di Pantai Sekongkang, misalnya, bahkan fasilitas yang tersedia boleh dibilang tak memadai. Kurangnya promosi membuat Pantai Sekongkang kalah pamor dibandingkan dengan Pantai Maluk.
Padahal ombak Pantai Sekongkang ini pun telah masuk kategori ombak terbaik di dunia bagi kalangan peselancar. Oleh para peselancar, ombak Pantai Sekongkang dijuluki dengan Ombak Yoyo. Pasalnya, gerakan ombak di Pantai Sekongkang ibarat mainan yoyo yang terayun-ayun naik turun kala dimainkan oleh anak-anak.
Di masa mendatang potensi obyek wisata pantai di Kabupaten Sumbawa Barat memang masih dapat dioptimalkan. Jika digarap dengan serius, bisa jadi pesona pantai nan eksotis Sumbawa Barat mampu menggeser popularitas Bali sebagai destinasi wisatawan dunia

PULAU 1000 MASJID LOMBOK - NTB

Written By Unknown on Saturday, March 23, 2013 | 9:20 PM



Setiap desa dan kampung pun memiliki masjid, bahkan dalam satu kelurahan terdapat lebih dari dua bangunan masjid.
Berbicara soal wisata, Lombok, NTB adalah salah satu tempat favorit para turis, baik turis mancanegara maupun turis lokal. Selain keindahan laut serta pantainya, Lombok juga memiliki pesona tersembunyi, yakni bangunan masjid yang tersebar diberbagai sudut. Tak heran Lombok juga dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid.

Pulau seribu masjid memang pantas menjadi julukan pulau Lombok karena mulai dari kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Pemerintah kota Mataram memiliki masjid. Inilah yang menjadi magnet religi terbesar di Lombok.

Di sepanjang jalan pulau Lombok mata akan disuguhkan oleh pemandangan bangunan masjid. Setiap desa dan kampung pun memiliki masjid, bahkan dalam satu kelurahan terdapat lebih dari dua bangunan masjid.

Masjid yang ada di pulau ini berukuran besar dan memiliki bangunan yang kokoh serta megah. Menurut catatan ada sekitar 5.478 masjid yang ada di pulau Lombok.

Selain masjid-masjid yang berukuran besar dan megah ada juga masjid tertua yaitu masjid Al-Ra'Isiyah atau sering juga disebut sebagi masjid Bengak yang ada di Kota Mataram, tepatnya kampung Sekarbela, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela. Masjid ini merupakan peninggalan tokoh islam Gaus Abdul Razak sekitar abad ke 17.

Meskipun pulau Lombok bersebelahan dengan Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, namun di pulau Lombok 93% penduduknya memeluk agama islam.

Penduduk Lombok seakan berlomba untuk mendirikan Masjid di lingkungannya, tidak peduli meskipun jarak antara masjid yang satu dengan yang lainnya berdekatan, dan yang di dapat pun dari hasil sukarela warga setempat.

GUNUNG RENJANI LOMBOK - NTB


Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan pegunungan rendah hingga pegunungan tinggi dan savana di Nusa Tenggara.


Potensi tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Gunung Rinjani antara lain jelutung (Laportea stimulans), dedurenan (Aglaia argentea), bayur (Pterospermum javanicum), beringin (Ficus benjamina), jambu-jambuan (Syzygium sp.), keruing (Dipterocarpus hasseltii), rerau (D. imbricatus), eidelweis (Anaphalis javanica), dan 2 jenis anggrek endemik yaitu Perisstylus rintjaniensis dan P. lombokensis.


Selain terdapat satu jenis mamalia endemik yaitu musang rinjani (Paradoxurus hemaproditus rinjanicus), juga terdapat kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), lutung budeng (Trachypithecus auratus kohlbruggei), trenggiling (Manis javanica), burung cikukua tanduk (Philemon buceroides neglectus), dawah hutan (Ducula lacernulata sasakensis), kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis broderipii), dan beberapa jenis reptilia.


Pada lembah di sebelah barat Gunung Rinjani terdapat Danau Segara Anak (2.008 m. dpl) yang airnya berbau belerang, suhunya berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Luas danau tersebut sekitar 1.100 hektar, kedalaman antara 160 - 230 meter. Di tengah-tengah danau ini muncul gunung baru vulkanik yang masih aktif dan terus berkembang.



Gunung Rinjani yang merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia (3.720 m. dpl), menyimpan berbagai misteri salah satu diantaranya yaitu tentang keberadaan Dewi Enjeni. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, Dewi Enjeni adalah Ratu jin penguasa Gunung Rinjani. Mereka meyakini bahwa Dewi Enjeni lahir dari perkawinan manusia Sasak dengan jin, berparas cantik dan masih keturunan Raja Selaparang. Untuk menghormati Dewi Enjeni, masyarakat sering mengadakan upacara religius di Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak, dengan melepaskan ikan-ikan kecil yang terbuat dari emas tipis ke Danau Segara Anak.  


Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:

Puncak Gunung Rinjani. Mendaki gunung, berkemah dan menikmati panorama alam Pulau Lombok. Danau Segara Anak, Sebau dan Gunung Baru. Penelitian, menikmati fenomena alam/gejala alam, sumber air panas, mandi, pengamatan satwa dan menjelajahi hutan. Pada bulan Maulud, di Danau Segara Anak sering dijadikan atraksi budaya Pakelem (memandikan keris).

Otakkokoq dan Kembang Kuning. Mandi air panas yang berbau belerang untuk pengobatan (penghalus kulit) dan air terjun. Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu;Perang Topat pada bulan Desember dan Ciwaratri pada bulan Januari di Mataram.

Musim kunjungan terbaik: bulan Agustus s/d Desember setiap tahunnya.

Cara pencapaian lokasi:
Mataram - Selong - Sambelia - Sembalun Lawang (140 km) sekitar 4,5 jam dengan mobil. Bila berjalan kaki ke danau memerlukan waktu selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Senaru (82 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Torean (85 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 7,5 jam. Mataram - Masbagik - Kutaraja - Tetebatu (60 km) sekitar 1,5 jam, jalan kaki ke Otakkokoq selama 30 menit.

LUNYUK


                                                 SUAKA MARGASATWA LUNYUK

A. Keadaan Umum

Letak, Luas dan Status

Suaka Margasatwa Lunyuk terletak di Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat, secara astronomis berada pada posisi 116°42’ - 116°22’ BT dan 8°8’ - 9°7’ LS. Status Hukum Swaka Margasatwa Pantai Lunyuk berdasarkan Surat Rekomendasi Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Barat No. 570/140/009 tanggal 19 Maret 1992.

Status penetapan Suaka Margasatwa Lunyuk telah diusulkan kepada Menteri Kehutanan oleh Kepala Kantor Wilayah Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Barat melalui suratnya No. 1429/Kwl-V/1996 dengan luas 3.000 Ha.

Topografi

Kawasan Suaka Margasatwa Pantai Lunyuk terletak di dataran pantai Selatan yang datar sampai bergelombang dengan arah menuju bagian Utara. Bagian yang datar diperkirakan 40% dan lainnya termasuk bergelombang, ketinggian antara 0 - 300 m dpl dengan kelerengan 5 – 15%.

I k l i m

Menurut pembagian iklim Schmidt dan Ferguson termasuk dalam iklim D dengan curah hujan rata-rata 1.500 – 1.950 mm/tahun. Temperatur minimal 22,2° C dan maksimum 36,9° C dan rata-rata per tahun 26° C.

B. Potensi

Wilayah Perairan

Merupakan habitat peneluran Penyu Belimbing (Dermochelys coriceae) yang telah dilindungi, Penyu Sisik dan Penyu Hijau.

Wilayah Daratan

Terdapat beberapa jenis fauna yang dilindungi berdasarkan peraturan perlindungan binatang liar seperti antara lain Trenggiling (Manis javanica), Rusa (Cervus timorensis), Meong Cangkok/Kucing Hutan (Felis bengalensis).

Formasi Hutan

Formasi hutan pantai Lunyuk bagian terdepan didominasi oleh jenis Pandan (Pandanus tektoius) dan Pakis (Cycas sp.) yang termasuk dalam Cites Apendix II, Kangkung Laut (Ipomoeae pascapraea), Bakung-bakung (Crimen asiaticum), Seruni (Widelion biflora), sedangkan jenis Aves yang ada antara lain : Beo (Gracula religio Oriolus chinensis), berbagai jenis burung paruh bengkok (Perkici, Kakatua Putih Kecil Jambul Kuning, Betet dan lain-lain) serta berbagai jenis burung bangau/burung air yang mendiami di daerah muara sungai.

Sumber: Kementrian Kehutanan Republik Indonesia

KEINDAHAN ALAM DESA EMANG LESTARI KECAMATAN LUNYUK - SUMBAWA - NTB


Inilah keindahan pantai di Desa Emang Lestari, Kec. Lunyuk - Sumbawa - NTB


Areal pertanian Desa Emang Lestari, Kec. Lunyuk - Sumbawa - NTB sebagai Agrowisata


Keindahan alam Desa Emang Lestari, Kec. Lunyuk - Sumbawa - NTB yang Natural


Pantai Selatan Desa Emang Lestari, Kec. Lunyuk - Sumbawa - NTB yang memukau para Taurist


Pantai Pasir Putih yang sangat indah di Desa Emang Lestari, Kec. Lunyuk - Sumbawa - NTB


Tempat wisata yang sangat cocok untuk menikmati hari libur





KUNJUNGI TEMPAT - TEMPAT BERWISATA DI SUMBAWA

Written By Unknown on Sunday, December 9, 2012 | 5:28 AM

Obyek Wisata Budaya Sumbawa

- Dalam Loka (The Old Palace)
 
Istana kuno tersebut terbuat dari kayu yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III (sekitar tahun 1885 M). Saat ini digunakan/dimanfaatkan sebagai “Museum Daerah Sumbawa” tempat penyimpanan benda-benda sejarah Kabupaten Sumbawa. Istana ini merupakan dua bangunan kembar ditopang atas tiang kayu besar sebanyak 99 buah, sesuai dengan sifat Allah dalam Al – Qur’an (Asma’ul Husna). Di Dalam Loka ini kita dapat melihat ukiran motif khas daerah Samawa, sebagai ornamen pada kayu bangunannya. Miniatur Dalam Loka ini dapat dilihat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

- Wisma Praja / Wisma Daerah (Goverment House) -

 
Wisma Praja atau biasa disebut Wisma Daerah merupakan istana yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1932. Istana ini merupakan tempat kediaman terakhir Sultan Kaharuddin III dalam menjalankan kegiatan pemerintahan. Sekarang bangunan istana yang kokoh ini digunakan sebagai tempat penerimaan tamu – tamu agung dan kegiatan – kegiatan upacara maupun resepsi yang bersifat formal, rapat kordinasi serta pertemuan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
 
Bala Kuning (The Yellow House) -
 
Bala kuning merupakan rumah tempat tinggal keluarga Sultan Sumbawa yang terakhir. Di sini dapat dijumpai benda-benda magis peninggalan kerajaan, seperti Bodong, Sarpedang, Payung Kamutar, Tear ( tombak /lembing ), Keris, Al Qur’an tulisan tangan Muhammad Ibnu Abdullah Al-Jawi ( yang ditulis sekitar tahun 1784 ) pada masa pemerintahan Sultan Harrunnurrasyid II (1770 – 1790), yang selalu terpelihara dengan baik.

- Dusun Pamulung -

Salah satu dusun yang termasuk dalam Wilayah Desa Karang Dima Kecamatan Labuan Badas, terletak sekitar 8 km dari kota Sumbawa Besar. Dusun ini merupakan lokasi yang sudah ditetapkan sebagai desa wisata, karena di desa tersebut dapat disaksikan berbagai atraksi budaya daerah, seperti Karaci, Barapan Kebo, Tari-tarian tradisional serta musik

- Desa Tepal -

Desa tradisional yang terletak + 37 km dari pusat kota, masuk dalam wilayah Kecamatan Batu Lanteh. Desa ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan berkuda. Desa Tepal menyimpan banyak budaya tradisional , karena masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat dan Budaya Samawa. Ini dapat dilihat dari cara berpakaian, cara hidup dan bentuk rumah yang unik, sehingga desa ini disebut juga Desa Adat.

- Desa Poto -
 
Desa Poto merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Sumbawa yang tetap memelihara kelestarian budaya daerah seperti tenun tradisional, pembuatan gerabah dan atraksi permainan rakyat seperti pacuan kuda, karapan kerbau dan tradisi ponan. Desa Poto yang letaknya di Kecamatan Moyo Utara ini berada sekitar 13 km dari kota Sumbawa Besar. Desa ini dapat dijangkau dengan menggunakan sarana transportasi darat yang senantiasa melayani trayek setiap hari.

 
- Pulau Bungin -
 
Lazimnya disebut sebagai pulau terpadat di dunia, karena kepadatan penduduknya +14.000 jiwa/km persegi. Dikenal juga sangat aman karena sejauh ini kehidupan masyarakatnya selalu rukun dan damai. Di pulau ini tidak akan ditemui lahan pertanian, perkebunan maupun peternakan. Lahan-lahan yang ada dimanfaatkan untuk membangun runah tinggal. Untuk membangun rumah baru, mereka harus bergotong royong dengan cara menyusun batu karang yang telah dikumpulkan sebelumya. Ketiadaan lahan di atas membawa keunikan tersendiri, karena ternak kambing milik penduduk setempat  tidak hanya memakan dedaunan, tetapi juga kertas, ikan laut, dan kain-kain baju yang telah robek. Pulau Bungin masih berada dalam wilayah Kecamatan Alas atau + 70 km dari kota Sumbawa besar. Untuk mencapai pulau ini tersedia perahu motor yang hilir mudik antara pulau Bungin dan Dermaga Alas atau melalui darat dengan kendaraan bermotor.


- Pulau Kaung (Kaung Island) -

Pulau Kaung merupakan salah satu pulau perkampungan nelayan di perairan Kabuparten Sumbawa yang letaknya tidak terlalu jauh dari pulau Bungin. Untuk mencapai pulau ini tidak lagi menyeberangi laut, melainkan dapat dilalui lewat darat dengan mempergunakan kendaraan bermotor maupun naik dokar. Kerajinan rakyat (handycraft) yang terbuat dari kerang-kerangan hasil kreatiftas masyarakat setempat dapat ditemui di pulau ini.

- Dusun Talwa -


Desa Talwa merupakan dusun pandai besi (Black Smith) yang tetap mempertahankan sifat tradisionalnya yang kental dalam pembuatan pisau, parang, cangkul, tembilang dan sebagainya. Dusun Talwa yang berada dalam wilayah Kecamatan Moyo Hulu ini oleh para wisatawan dijuluki sebagai Blingin Jerman yang letaknya berjarak sekitar 14 km dari kota Sumbawa Besar. Untuk mencapai dusun in tidak terlalu sulit sebab setiap hari selalu dilintasi oleh kendaraan umum.

Obyek Wisata Alam Sumbawa
- Pantai Sili dan Maci -
 
Obyek Wisata berselancar yang terkenal dengan konsistensi ombaknya terletak di Pantai Maci dan Pantai Sili. Kedua pantai ini dapat ditempuh melalui darat dengan perjalanan kira-kira 6 jam dari Kota Sumbawa Besar atau dengan penerbangan ke Kota Bima ditambah 1 jam dengan kendaraan bermotor. Kedua pantai ini sangat terkenal sebagai tempat berselancar dan setiap tahunnya bersama-sama dengan Kabupaten Dompu mengadakan perlombaan berselancar tingkat Dunia di Pantai Hu’u.


- Pantai Saliper Ate 

Saliper berarti pelipur lara / penenang / penyejuk. Ate berarti hati.  Sesuai dengan namanya Pantai Saliper Ate berarti pantai yang dapat menenangkan/ menyejukan hati pengunjungnya. Terletak sekitar 5 km ke arah Barat Kota Sumbawa Besar. Lokasinya mudah dijangkau dengan transportasi darat ( angkutan kota).


- Pantai Kencana -

Pantai Kencana yang jaraknya sekitar 11 km dari Kota Sumbawa Besar merupakan pantai yang cukup menawan. Dengan bentuk pantai yang melengkung dan di kedua ujung lengkungannya masing-masing memiliki rona tersendiri. Terutama di lengkungan bagian kanannya berdiri batu karang berbentuk alami dengan bolongannya yang setiap saat dicium ombak. Di sekitar pantai juga tersedia fasilitas-fasilitas wisata berupa cottage dengan bentuk bangunan khas daerah Sumbawa.


- Samongkat -

Obyek wisata alam pegunungan ini berada pada ketinggian + 450 meter di atas permukaan air laut, jaraknya 17 km dari Kota Sumbawa Besar. Jalan yang berbelok-belok dengan pemandangan perbukitan dan lembah-lembah ini dapat ditempuh dengan berbagai kendaraaan. Fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang dan shelter.


- Pulau Moyo (Moyo Island) -

Terletak Sebelah utara Sumbawa  dan di mulut Teluk Saleh dengan luas + 30 ha. Pulau Moyo memiliki obyek wisata darat dan laut yang indah dan alami. Hutan tropis pulau Moyo merupakan habitat kawanan rusa, sapi liar, babi hutan dan burung gosong (megapodius) yang dilindungi. Selain itu, pulau ini  juga termemiliki air terjun bertingkat ai mata jitu. Wisata baharinya menyediakan panorama bawah laut yang indah untuk kegiatan menyelam (snorkling dan skuba diving). Bahkan mulai dari dermaga pulau moyo sudah dapat dilihat ribuan ikan kecil. Lady Diana dari kerajaan Inggris dan Prince William dari kerajaan Belanda pernah datang berlibur ke Pulau Moyo.


- Pantai Ai Manis


Terletak di daratan pulau Moyo yang berpasir putih dan pemandangan bawah laut dengan terumbu karang dan tropikal fish-nya yang menawan serta hutan tropis yang ada di sekitarnya  menjadikan Ai Manis sangat cocok bagi kegiatan camping, snorkling, dan sebagainya. Dari Ai Manis dapat disaksikan tenggelamnya Matahari (Sunset).  Jalan-jalan di hutan tropis sekitar Ai Manis akan tersaji secara alami berbagai jenis flora dan fauna seperti rusa, sapi liar, babi hutan, burung koak kao, kakak tua dan burung gosong yang dilindungi. Tidak jauh dari Ai Manis terdapat gua kelelawar. Ai Manis dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dengan speed boat dari Ai Bari Kecamatan Moyo Hilir.


- Liang Petang -


Sebuah gua alam yang di dalamnya terdapat batu mirip manusia, balai-balai (pantar),
alat tenun dan juga dipenuhi stalagmit dan stalagtit. Letaknya di Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu dengan jarak 29 km dari Kota Sumbawa Besar. Tidak jauh dari gua ini terdapat pula gua kelelawar (Liang Bukal).


- Teluk Saleh (Saleh Bay)

Merupakan gugusan berpasir putih dengan koralnya yang indah dan beraneka ragam ikan hias dengan airnya yang tenang, sangat cocok sebagai tempat berenang dan menyelam untuk melihat pemandangan bawah laut.  Teluk Saleh merupakan perairan yang kaya dengan aneka ikan laut, seperti ikan kerapu yang hasilnya telah diekspor ke berbagai negara, antara lain Jepang, Hongkong dan Singapura. Dari Teluk Saleh  tampak jelas Gunung Tambora yang mempunyai kawah (Caldera) terluas di dunia.
More on this category »
 
Support : Uki Kifli | Bacalah | Bacalah
Copyright © 2011. Uki Media Network :: Berkembang Dalam Tantangan
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger